6 Months Student Exchange to Fontys University of Applied Science, Eindhoven, Netherlands

6 Months Student Exchange to Fontys University of Applied Science, Eindhoven, Netherlands

Bulan Februari hingga Juli 2017 kemarin saya, Calista Segalita, mahasiswa S1 Ilmu Gizi 2014, mengikuti program student exchange yang diadakan oleh International Office and Partnership (IOP) Universitas Airlangga yang bekerja sama dengan Fontys University of Applied Sciences. Student exchange ini bersifat partial scholarship dimana biaya kuliah saya full beasiswa dan sebagian biaya hidup ditanggung oleh institusi.

Fontys University of Applied Sciences berada di tiga kota di Belanda yakni Tilburg, Eindhoven, dan Venlo. Gedung perkuliahan yang saya tempati berada di kota Eindhoven. Kota Eindhoven sendiri adalah kota terbesar kelima dan terkenal sebagai kota lahirnya produk elektronik ‘Philips’.

Serangkaian kegiatan saya lakukan disini, tidak hanya belajar namun kegiatan bonding dengan mahasiswa Internasional lainnya pun saya lakukan. Teman – teman perkuliahan saya terdiri dari berbagai negara seperti Turki, Korea Selatan, Spanyol, Italia, Hong Kong, Cina, Rusia, Bulgaria, Prancis, India, dan pastinya Belanda. Terlepas dari perbedaan suku, ras, budaya, dan agama saya mampu berkomunikasi dan berteman baik bersama mereka.

Perkuliahan di kampus saya menganut sistem blok, dimana terdapat ujian akhir tiap 3 bulan. Gaya perkuliahan disini menuntut mahasiswa untuk lebih aktif dalam berpendapat. Para dosen tidak terlalu memberikan materi melalui slide yang banyak namun mengajak kita untuk selalu berdiskusi. Ditiap pertemuan, saya dan teman – teman selalu diberikan tugas dan dipresentasikan di depan kelas tiap minggunya. Selain tugas diskusi dan presentasi, ditiap blok kami memiliki project akhir yang akan digunakan sebagai salah satu nilai ujian. Project akhir pada blok I, saya bekerja sama dengan atlet crossfit sedangkan di blok II saya bekerja sama dengan atlet hoki putri. Saya menyukai dan belajar banyak dari berkuliah disini, diantaranya lebih berani untuk mengutarakan pendapat, berpikir lebih kritis, dan yang pasti bekerja sama dengan mahasiswa Internasional lainnya.

Selain kuliah, diawal dan akhir masa belajar pihak Fontys mengadakan bonding time dengan seluruh mahasiswa student exchange. Kami diajak mengunjungi museum Van Gogh di kota Nuenen dekat dari Eindhoven. Disana kami diajak berkeliling melihat kota kecil Nuenen, kota kelahiran pelukis terkenal, Vincent Van Gogh. Walaupun singkat namun berkesan.

Tidak hanya memiliki teman Internasional, saya juga berteman dengan mahasiswa – mahasiswa Indonesia yang berkuliah di Eindhoven. Saya juga mengikuti beberapa acara yang diaksanakan oleh PPI (Perkumpulan Pelajar Indonesia) Eindhoven. Sangat menyenangkan! Menambah relasi dan pastinya informasi, terutama terkait kuliah S2 di luar negeri.

Selepas belajar satu semester disini, banyak sekali manfaat yang bisa saya ambil. Menurut saya, salah satu yang terpenting adalah memotivasi saya untuk yakin untuk bermimpi dan berani mencapainya. Setelah, alhamdulillah bisa merasakan kuliah di luar negeri, memacu saya untuk semangat mengejar beasiswa S2 selepas lulus kuliah. Semoga ke depannya saya bisa mengenyam pengalaman lebih lagi untuk belajar di luar negeri, amin!

Untuk teman – teman yang ingin bertanya – tanya atau sekedar ingin sharing cerita bisa hubungi saya, I would really love to hear your stories!

Calista Segalita

Calsglt@gmail.com / +62856 332 88 33

OMEGA MABA S1 ILMU GIZI 2017

PACET, MOJOKERTO – Setelah melalui serangkaian kegiatan Pra OMeGA 1 hingga 4, mahasiswa baru Ilmu Gizi Universitas Airlangga mengikuti kegiatan puncak orientasi yaitu OMeGA 2017 yang bertempat di Villa Dhamarsewu, Pacet, Mojokerto. Keberangkatan bersama baik mahasiswa baru maupun panitia bertepatan pada Sabtu, 23 September 2017 pukul 05.30. Setibanya di Villa Dhamarsewu, kegiatan dibuka dengan games indoor sebagai sarana memacu semangat mahasiswa baru untuk mengikuti rangkaian puncak acara OMeGA yang diadakan selama 2 hari yaitu tanggal 23 dan 24 September 2017. Agenda berikutnya diisi materi tentang Leadership dengan pemateri Reno Albra, mahasiswa angkatan 2014 dari Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Amrina Rosyada, mahasiswi angkatan 2013 Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. Kegiatan berlangsung dengan suasana komunikatif antara pemateri dengan peserta, ditambah dengan adanya Focus Group Discussion bersama beberapa panitia yang melebur dalam grup. Mahasiswa baru tampak antusias dalam berdiskusi dengan teman kelompok tentang topik yang diberikan pemateri. Kegiatan dilanjutkan dengan istirahat dan sholat, seusainya seluruh mahasiswa baru berkumpul di lapangan bawah villa untuk dinamika angkatan. Kegiatan ini merupakan games outdoor yang dimainkan oleh seluruh angkatan 2017 dengan tantangan menyusun logo AMAZI yang telah terbagi menjadi 73 bagian dan tersebar di seluruh panitia. Oleh karena itu, seluruh panitia juga turut dilibatkan supaya terjalin keakraban antara mahasiswa baru dengan panitia. Berpanas-panasan di lapangan tidak meruntuhkan semangat, justru peserta mengajak untuk melanjutkan duduk bersama dan sharing terkait permainan yang sudah dilakukan. Lima belas menit berlalu dengan penuh tawa dan cerita, kemudian kegiatan dilanjutkan dengan fokus ilmiah yaitu presentasi karya tulis ilmiah dan debat isu gizi. Presentasi karya tulis ilmiah dilakukan di aula atas dan aula bawah dengan dilakukan secara bergiliran bagi tiap tim. Dilanjutkan dengan agenda debat isu gizi di aula atas yang didampingi oleh 4 dosen pembimbing sebagai pengamat dan memberikan pemantapan materi debat, di antaranya Qonita Rachmah, S.Gz., M.Sc; Triska Susila Nindya, S.KM. M.PH.; Stefania Widya S. S.Gz. MPH dan Mahmud Aditya Rifqi, S.Gz., M.Si. Kegiatan pada hari pertama ditutup dengan malam keakraban yang dilangsungkan di lapangan atas bersama seluruh peserta dan panitia. Sebagai simbol pelopor, salah satu mahasiswa baru membawa obor bara api yang digunakan untuk menyulutkan api pada kayu bakar hingga bara membesar. Selama malam keakraban berlangsung, seluruh peserta dan panitia bersama duduk dalam lingkaran yang memutari api unggun. Sambil menyantap jajanan tradisional dan susu sapi hangat dilangsungkan penampilan per kelompok dari mahasiswa baru sesuai dengan yang telah dipersiapkan sebelumnya. Malam pun berlalu dalam waktu istirahat.

Hari berikutnya, seluruh peserta wajib bangun pada pukul 04.30 untuk melangsungkan sholat berjamaah dengan diisi kultum oleh Nabil Faroj yang merupakan mahasiswa angkatan 2013 Ilmu Gizi Universitas Airlangga. Selanjutnya, dalam waktu 45 menit seluruh peserta diijinkan untuk break dan melangsungkan aktivitas masing-masing. Agenda berikutnya diawali dengan senam bersama bagi seluruh mahasiswa baru dan panitia di lapangan atas. Senam berlangsung penuh energi dan semangat sebelum memulai aktivitas di hari kedua. Sebelum melanjutkan agenda berikutnya, seluruh peserta dan panitia dipersilakan untuk sarapan bersama. Seusainya, dilanjutkan dengan agenda utama pada hari kedua yaitu games dan outbond. Kegiatan ini tidak hanya untuk peserta namun panitia dapat bergabung dalam kelompok kelompok. Permainan dibagi ke dalam 5 pos dengan jenis yang berbeda-beda, sehingga setiap kelompok mendapatkan rute yang berbeda. Dua jam permainan berlangsung dalam pos masing-masing, permainan terakhir dilanjutkan dengan permainan puncak yang dilakukan bersama-sama di lapangan atas. Games dan outbond ditutup dengan berfoto bersama. Setelah diberikan waktu untuk bersih diri, kegiatan pada hari kedua ditutup dengan closing di aula atas dengan pengucapan janji mahasiswa baru, awarding, penutupan oleh panitia, steering comitte, dan Ketua BEM FKM UNAIR. Dengan demikian, berakhir pula rangkaian kegiatan OMeGA 2017.

 

 

Press Release Pra OMeGA-3

SURABAYA – Hari itu tepatnya pada tanggal 10 September 2017 pukul 06.30 telah berbaris dengan rapinya mahasiswa baru Ilmu Gizi FKM Unair angkatan 2017 untuk persiapan mengikuti rangkaian acara Pra Omega 3. Diawali dengan alur masuk secara bergiliran ke halaman Fakultas Kesehatan Masyarakat, mahasiswa baru menunggu sembari meneriakkan yel-yel kelompok, jargon omega, dan jargon gizi unair. Masing-masing kelompok memasuki halaman untuk berkumpul dengan LO (Liaison Officer) dilanjutka dengan skrining barang-barang bawaan di tas masing-masing oleh badan penegak disiplin. Kegiatan yang dilaksanakan di ruang kuliah 3 dan 4 ini dimulai tepat pukul 07.20.

Pra omega 3 mengangkat tema “Aktualisasi Diri sebagai Mahasiswa Gizi” yang menekankan pengembangan diri mahasiswa baik di bidang akademik maupun non akademik. Seperti biasanya, kegiatan dibuka dengan doa selanjutnya lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne Airlangga dilantunkan untuk mengawali kegiatan. Kegiatan utama berupa penyampaian beberapa materi tentang mengaktualiasi diri dengan diawali pre-test untuk menguji kesiapan mahasiswa baru dalam menerima materi.

Tepat pukul 07.50 materi pertama dengan judul “Show Time : Mahasiswa Mahasiswi Prestatif” dimulai. Materi ini disajikan dalam bentuk talkshow yang dipimpin oleh moderator dengan 4 pemateri. Seluruh pemateri termasuk moderator merupakan mahasiswa mahasiswi gizi yang telah menorehkan prestasi, 2 orang di bidang akademik dan 2 orang di bidang non akademik. Talkshow diawali dengan sesi sharing oleh pemateri secara bergiliran terkait prestasi yang telah diraih selama menjadi mahasiswa di program studi ilmu gizi. Kegiatan ini berlangsung selama 1 jam 30 menit dengan 15 menit terakhir digunakan untuk sesi tanya jawab. Talkshow berlangsung dengan komunikatif dan meriah.

Masih berkaitan dengan materi sebelumnya, agenda selanjutnya adalah materi yang sangat menarik yang dibawakan oleh Irsyad Muhammad Ali, atau yang akrab disapa Mas Ijad, mengenai Being a Good Presentator.

Usai dilaksanakannya presentasi oleh Mas Ijad, acara dilanjutkan dengan talkshow yang bertemakan organisasi. Moderator yang memimpin pada kali ini adalah Vidya dari gizi 2015. Pemateri-pemateri yang didatangkan merupakan perwakilan dari organisasi yang menaungi mereka, salah satu diantaranya adalah Ulul Azmi (gizi 2014) yang mewakili AMAZI BEM FKM

Seperti pada rangkaian pra omega sebelumnya, mahasiswa baru diperkenankan untuk berkumpul dengan LO masing-masing untuk membahas materi aplikatif. FGD pada kali ini menyongsong tema “penanaman karakter”. Kegiatan ini memakan waktu 30 menit sebelum akhirnya menginjak pada pelaksanaan ishoma.

Menjelang siang, waktunya mahasiswa baru mengunjungi stand-stand divisi AMAZI di ruang kelas 2 FKM untuk menggali informasi mengenai tiap-tiap divisi, kegiatan ini juga bertujuan untuk membekali mahasiswa baru untuk selanjutnya menjalani agenda magang di AMAZI. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa baru diwajibkan menjawab pertanyaan yang sebelumnya telah dibagikan. Pertanyaan-pertanyaan tersebut berkaitan dengan divisi dan program kerja divisi AMAZI.

Pada kegiatan display AMAZI, 76 mahasiswa baru dibagi menjadi dua kloter dimana tiap kloter memasuki ruangan display sedangkan kloter lainnya menunggu di ruangan pra omega 3. Kloter yang menunggu di ruangan diberikan ice breaking dengan games yang melibatkan panitia, hal ini sesuai dengan permintaan mahasiswa baru pada saat pra omega 2.

Tepat pukul 15.40 WIB, seluruh rangkaian acara pra omega 3 selesai dilaksanakan. Sebelum meninggalkan ruangan, mahasiswa baru diwajibkan mengumpulkan aqua bekas minum kepada perwakilan dari sie konsumsi. Seperti biasa, mahasiswa baru mengikuti alur pulang melalui koridor RK 1 dan 2, kemudian menuruni tangga dekat koperasi mahasiswa.

PRESS RELEASE PRA-OMEGA 2

Surabaya – Minggu, 3 September 2017 telah dilaksanakan Pra_OMeGA 2 yang dilaksanakan di RK 3 dan 4 FKM UNAIR. Meskipun masih dalam suasana liburan Idul Adha, namun tidak mematahkan semangat mahasiswa baru untuk mengikuti acara Pra-OMeGA 2 ini. Tema Pra-OMeGA 2 adalah “Alumni Session : Keprofesian Gizi”. Diharapkan nantinya dapat membuka wawasan mahasiswa baru ilmu gizi tentang profesi gizi yang dapat didalami setelah lulus menjadi sarjana gizi.

Kegiatan diawali dengan berkumpulnya mahasiswa baru di lapangan parkir FKM. Satu persatu kelompok bergiliran masuk untuk bertemu dengan kakak LO masing-masing untuk menyerahkan tugas yang sudah diberikan ketika Pra-OMeGA 1. Selanjutnya, mahasiswa baru memasuki area skrinning dengan bapendis. Mahasiswa baru yang telah lolos skrinning dipersilahkan untuk registrasi dan memasuki ruangan.

Pukul 07.20, acara dimulai. Acara dibuka dengan doa, selanjutnya menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Airlangga. Kemudian, MC menjelaskan tentang tema Pra-OMeGA 2. Acara selanjutnya adalah pre-test.

Materi yang pertama disampaikan oleh Ibu Endah Bardiarti, S.KM. Beliau adalah ahli gizi di Rumah Sakit Mitra Keluarga Surabaya. Beliau menyampaikan materi terkait Peran Ahli Gizi di Rumah Sakit. Yang menjadi target seorang ahli gizi ketika mengabdikan dirinya di Rumah Sakit adalah menurunnya malnutrisi yang ada sehingga masyarakat dapat mencapai kesejahteraan dalam hal kesehatan yang optimal, atau dengan kata lain yaitu adanya perubahan status gizi pada pasien yang datang untuk menjadi lebih baik. Itu adalah kata yang diucapkan oleh Bu Endah dihadapan para mahasiswa baru yang nampaknya banyak yang mulai tertarik untuk bercita-cita menjalankan peran sebagai ahli gizi di rumah sakit. Di rumah sakit, ahli gizi tidak dapat bekerja sendiri, melainkan butuh adanya kolaborasi dengan profesi lain sehingga dapat menyelesaikan masalah pasien. Ahli gizi juga harus dapat menjadi pendengar baik, mendengar segala keluh kesah pasien dan memberikan edukasi terkait gizi pada pasien agar kebiasaan yang tidak baik tidak diulangi lagi dan dapat menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Materi yang kedua disampaikan oleh Bu Ona Oktalia, S.Gz. Beliau merupakan alumni S1 Ilmu Gizi UNAIR tahun 2015 yang saat ini mengabdikan dirinya dengan menjadi pegawai di Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang. Beliau menyampaikan materi terkait peran ahli gizi di pemerintahan. Beliau menuturkan bahwa sarjana gizi yang tertarik dengan dunia pemerintahan tidak hanya bisa mengabdikan diri di Dinas Kesehatan, melainkan ada Dinas Ketahanan Pangan dan BPOM yang juga membutuhkan adanya peran ahli gizi di dalamnya. Adanya ahli gizi diharapkan dapat membuat gebrakan-gebrakan program inovatif yang dapat meningkatkan status gizi masyarakat sehingga mencapai derajat kesehatan yang optimal. Ahli gizi harus mampu menganalisis terkait permasalahan gizi masyarakat sehingga masalah gizi dapat segera teratasi. Acara selanjutnya adalah FGD dengan LO masing-masing kelompok terkait penanaman karakter. FGD berlangsung selama 30 menit dan selanjutnya mahasiswa baru dipersilahkan untuk melaksanakan ibadah sholat Dhuhur dan makan siang.

Materi selanjutnya disampaikan oleh Siti Aisyah. Beliau adalah lulusan FKM UNAIR yang saat ini sedang mengembangkan bisnis katering bayi Nutrikidz. Beliau menyampaikan materi tentang Peran ahli gizi di bidang wirausaha. Mahasiswa baru tampaknya sangat antusias mendengarkan materi terkait wirausaha di bidang gizi ini. Di akhir sesi materi, ada penugasan untuk maba yaitu menuliskan ide bisnis yang akan dijalankan nantinya. Ada tiga anak yang memaparkan ide bisnisnya, diantaranya Maria, Herlin, dan Tiksna. Maria memiliki ide bisnis yaitu es krim sayur, dan yang menjadi sasarannya adalah tingkat umur mulai anak-anak hingga remaja. Dia mengusulkan hal itu karena melihat keadaan semakin meningkatnya anak yang tidak suka makan sayur. Herlin memiliki ide untuk mengembangkan produk yang berbahan dasar ubi ungu, karena menurutnya ubi ungu yang melimpah di Indonesia masih belum termanfaatkan dengan optimal, padahal jika diteliti lebih lanjut, kandungan gizi dalam ubi ungu sungguh luar biasa. Tiksna memiliki ide untuk memanfaatkan duri ikan bandeng yang selama ini masih kurang termanfaatkan, yaitu dengan mengemasnya dalam bentuk produk bubur duri bandeng, yang diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk menurunkan angka balita yang mengalami defisiensi kalsium. Materi dengan Bu Aisyah diakhiri dengan sesi foto bersama mahasiswa baru. Bu Aisyah memberi pesan pada mahasiswa baru di akhir sesi untuk selalu semangat dalam mengembangkan produk-produk gizi dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada untuk perbaikan gizi di Indonesia.

Setelah Pra-OMeGA 2, mahasiswa baru diharapkan dapat memiliki pandangan untuk merencanakan apa yang akan dilakukan setelah lulus dari ilmu gizi UNAIR nantinya. Baik dari yang tertarik di rumah sakit, pemerintahan, maupun wirausaha nantinya dapat saling berkolaborasi untuk membangun sinergi dalam memperbaiki status gizi masyarakat Indonesia dalam mencapai derajat kesehatan yang optimal.

Program Kreativitas Mahasiswa S1 Ilmu Gizi FKM Unair 2017

Pada tanggal 10 Juni 2017 telah berlangsung “Siap PKM” yang diadakan oleh Divisi Keilmuan dan Keilmiahan (DENIM) Asosiasi Mahasiswa Gizi (AMAZI) BEM FKM UNAIR yang menghadirkan Garuda Sakti sebagai pemateri acara di Ruang Kuliah 8 FKM UNAIR. Pemateri dari Garuda Sakti sekaligus IKAPIMNAS diwakilkan oleh Ni Luh Putu Arum, Magita Novita S., dan Arjun Niam. Acara ini juga dihadiri Habib Hidayat sebagai Kepala Departemen Riset dan Prestasi (RISPRES) BEM FKM UNAIR, dan Ketua AMAZI, Ulul Azmy.

Acara ini dimulai pukul 13.30 WIB, yang dibuka oleh Moderator  Siap PKM yaitu Chika Dewi (Gizi 2016) kemudian dilanjutkan sambutan dari Penanggung Jawab acara Siap PKM, Anggita Rifky S. (Gizi 2016) dan ditambahkan oleh sambutan Ketua AMAZI, Ulul Azmy (Gizi 2014). Sebelum acara Siap PKM diselenggarakan peserta wajib membuat kelompok PKM minimal tiga orang baik dalam satu angkatan maupun lintas angkatan ataupun jurusan. Siap PKM diawali dengan pemaparan materi seputar PKM 5 bidang oleh Garuda Sakti, yaitu PKM-T, PKM-P, PKM-M, PKM-K dan PKM-KC. Putu Arum sebagai representasi dari PKM-M, Magita Novita S, sebagai representasi dari PKM-K dan PKM-M sedangkan Arjun Niam sebagai representasi dari PKM-P dan PKM-T. Acara Siap PKM dilakukan dengan metode diskusi dan sharing seputar PKM. Pemaparan materi PKM 5 bidang diharapkan dapat menjadi gambaran awal mengenai PKM, template, dan teknis penulisan.

Ditengah-tengah pemaparan materi peserta dapat secara langsung bertanya terkait hal yang belum jelas dan dibingungkan. Setelah pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan sharing dan tips and tricks PKM lolos PIMNAS oleh pemateri Garuda Sakti yang sebelumnya pernah lolos hingga PIMNAS. Peserta begitu antusias ketika forum sharing dan tanya jawab dibuka oleh moderator. Peserta dapat bertanya terkait dengan tips and tricks pembuatan judul yang menarik, tips lolos PIMNAS maupun kegiatan setelah llos pendanaan. Garuda Sakti yang telah berpengalaman dalam menangani posko PKM serta memberikan informasi seputar PKM yang tentunya akan sangat bermanfaat dalam proses pembuatan proposal PKM bagi para peserta.

Setelah pemaparan materi acara dilajutkan dengan diskusi terkait ide yang akan dituliskan ke dalam proposal (Brainstorming). Peserta diminta duduk bersama dengan kelompok PKM dan  mendiskusikan ide yang akan dibuat PKM dalam waktu 15 menit. Ketika diskusi (brainstorming) telah usai, acara dilanjutkan dengan pemaparan ide oleh peserta dihadapan pemateri Garuda Sakti. Peserta diberi waktu 5 menit untuk mepresentasikan ide dari hasil diskusi mereka, kemudian Garuda Sakti akan memberikan tanggapan terkait gagasan atau ide yang dipresentasikan. Tanggapan yang beragam dilontarkan dari masing-masing pemateri, baik berupa kritikan dan saran bagi pengembangan ide PKM peserta. Diharapkan dari sesi presentasi dan tanggapan peserta dapat mengamalkan saran dan mengembangkan ide PKM hingga dituliskan ke dalam bentuk proposal.

Sekitar pukul 16.00 WIB acara ditutup oleh Ketua departemen RISPRES BEM FKM UNAIR, Habib Hidayat dengan memberikan sepatah-dua patah kata yang dapat memotivasi peserta dalam pembuatan PKM. Siap PKM, diharapkan kedepannya dapat menjadi agenda pelatihan yang dapat menjadi wadah bagi mahasiswa yang mengembangkan potensi keilmuan dan keimiahan dalam bentuk Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan wujud implementasi ilmu yang telah diajarkan dalam perkuliahan serta sebagai wujud pengabdian masyarakat. Acara Siap PKM diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan bagi para pemateri serta pembagian konsumsi berupa nasi kotak kepada peserta dan pemateri.