Program Studi Ilmu Gizi UNAIR Gelar Redesain Kurikulum

Kurikulum merupakan komponen esensial yang menentukan kualitas dan kompetensi mahasiswa dan lulusan. untuk mengakomodir perkembangan ilmu pengetahuan di bidang gizi, Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga menyelenggarakan kegiatan Redesain Kurikulum Program Sarjana Program Studi Ilmu Gizi. Acara yang diselenggarakan pada hari Jumat-Sabtu, 27-28 Oktober 2017 bertempat di Hotel Ibis Style Jemursari. Acara ini melibatkan seluruh dosen dan staf kependidikan di lingkungan Departemen Gizi Kesehatan, serta dihadiri oleh jajaran pimpinan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga.

Kurikulum Program Studi S1 Ilmu Gizi disusun pertama kali pada tahun 2013, ketika program studi ini lahir. Seiring perkembangannya, Asosisasi Institusi Pendidikan Gizi Indonesia (AIPGI) menetapkan kurikulum nasional untuk program studi Sarjana Ilmu Gizi di tahun 2015. Menindaklanjuti pembentukan kurikulum nasional tersebut, Program Studi Ilmu Gizi Universitas Airlangga telah beberapa kali melakukan focus group discussion yang melibatkan stakeholder, alumni, dan tim pengajar untuk melakukan penyesuaian sesuai dengan kebutuhan di masyarakat.

Tindak lanjut dari hasil masukan stake holder dan alumni tersebut, kemudian dituangkan dalam redesain kurikulum kali ini. Sebelumnya, dilakukan identifikasi pencocokan mata kuliah di kurikulum nasional dan di kurikulum Prodi S1 Ilmu Gizi UNAIR. Selain itu, tim mata kuliah diminta menyusun Rencana Pembelajaran Semester (RPS) untuk mata kuliah yang diampu. Mata kuliah lokal dan mata kuliah pilihan baru disusun sesuai dengan hasil dari masukan stake holder dan alumni dalam redesain di tahun sebelumnya. Di akhir kegiatan, disepakati sekuen mata kuliah mulai dari semester 1 hingga semester 8, sehingga capaian kompetensi mahasiswa dapat dipetakan dan terpenuhi di akhir perkuliahan.

Hasil redesain kurikulum Program Studi Ilmu Gizi yang baru ini akan diimplementasikan mulai tahun 2018. Diharapkan melalui adanya pembaharuan kurikulum ini, kompetensi dan kualitas lulusan Program Studi S1 Ilmu Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga semakin meningkat

TRACER STUDY PRODI S1 GIZI UNIVERSITAS AIRLANGGA 2017

Pada hari Rabu 8 November 2017, Prodi S1 Gizi melaksanakan tracer study terhadap lulusan. Tracer Study merupakan salah satu metode yang digunakan oleh beberapa perguruan tinggi di Indonesia, khususnya untuk memperoleh umpan balik dari alumni. Umpan balik yang diperoleh dari alumni ini dibutuhkan oleh perguruan tinggi untuk evaluasi dalam rangka pengembangan kualitas dan sistem pendidikan. Selain itu, kegiatan ini ditujukan untuk menjalin silaturahim antar lulusan dan prodi, serta rencana pembentukan Ikatan Sarjana Gizi FKM Unair.

Umpan balik yang diterima dari alumni terdiri atas 2 sesi, yaitu: 1) diskusi dengan pengelola prodi, 2) video conference dari alumni (khususnya domisili jauh dari surabaya). Secara umum, alumni memaparkan bahwa dengan modal kurikulum yang didapatkan selama masa kuliah, telah memberi banyak modal bagi mereka untuk berkarir di dunia kerja seperti di Puskesmas, Rumah Sakit, Katering dll. Namun, tetap ada beberapa poin yang dirasa perlu untuk diperbaiki dan ditingkatkan yaitu: a) Porsi mata kuliah pada bidang klinis perlu ditambahkan. Hal ini karena banyak lulusan yang merasa masih belum begitu ‘PD’ memasuki dunia kerja, berhadapan dengan berbagai profesi lainnya. Hal ini sudah ditanggapi oleh pengelola prodi dengan melaksanakan redesain kurikulum. Namun tetap diharapkan kedepan alumni mengawal dan memberi umpan balik untuk perbaikan kurikulum, b) Praktikum untuk beberapa mata kuliah perlu ditambah. Hal ini disebabkan banyaknya skill/ keterampilan di masyarakat yang diperlukan alumni agar dapat diterima di dunia kerja, c) update ilmu selama perkuliahan sangat diperlukan untuk menyeseuaikan dengan kondisi lapangan, d) perlu kolaborasi prodi dengan user dalam perkuliahan.

Semua umpan balik diterima oleh pengelola prodi untuk perbaikan kurikulum kedepannya. Selain itu, dengan adanya tracer study juga ajang silaturhaim, mengenalkan sesama alumni membuka peluang di dunia kerja. (MAR)